jump to navigation

Aturan Pertambangan Pusat Aburadul Desember 23, 2008

Posted by turyanto in Pertambangan.
add a comment

ABRAR Saleng adalah sedikit dari pakar hukum di republik ini yang tahu persis tiap sisi dunia pertambangan. Karenanya, tak salah bila akhirnya ia kerap wira-wiri menjadi konsultan ahli bagi para hakim di seluruh penjuru negeri ini agar mereka bisa menentukan fonis hukum yang tepat atas berbagai persoalan pelik pertambangan domestik.

Di mata Abrar, memang tak banyak hakim dan jaksa di peradilan Indonesia yang tahu betul hukum pertambangan. Makanya, tak sedikit kasus tambang yang mengemuka berakhir sebagai fonis pidana. Padahal, itu merupakan kasus perdata.

Lantas, bila itu yang terjadi, bagaimana Abrar memprediksi dunia pertambangan di Tanah Air? “Ya, masih kacau! Tumpang tindih di mana-mana,” katanya.

Kekacauan itupun, kata Abrar, akan terus terjadi selama pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak lekas merampungkan Rancangan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (RUU Minerba) paling lambat Agustus tahun ini. (lagi…)

Pesona Kuta Desember 11, 2008

Posted by turyanto in Sosial.
Tags:
add a comment

kutaKUTA Lombok tak sekedar pantai yang elok. Di balik bersih butiran lembut pasirnya itu, ikut diceritakan bagaimana suku aseli di daerah itu secara turun temurun mencari peruntungan hidup.

SEPOI angin Kuta bertiup. Berdesir. Mengantarkan riak pecah ombak di tepi pantai sana kepada butiran pasir putih dan serak daun-daun niur.

”Pyakkkk…pyakkk…srakkk!” Air laut Kuta menghampiriku. Lalu, menyapu bersih setiap butiran pasir nan lembut yang dari tadi menempel di jari kaki. Dia seolah ingin menyapa. Berbisik dan bercerita: betapa indahnya diriku! Lihatlah ini! Mukaku yang tampak begitu asri dan berseri.

Aku terpejam. Merebah. Ditemani percik air laut pantai Kuta yang kadang timbul tenggelam. Hening. Tentram dan damai. Hmmm…alam Kuta kini benar-benar berhasil membiusku. Kagum. (lagi…)

Revitalisasi Perkebunan dalam Dilema Desember 11, 2008

Posted by turyanto in Agribisnis.
Tags:
add a comment

sawitPROGRAM revitalisasi perkebunan yang dicanangkan pemerintah untuk tiga komoditas unggulan menghadapi sejumlah dilema di tingkat petani. Khusus bagi komoditas kelapa sawit, petani di sektor usaha tersebut kini tengah harap-harap cemas.

Sebab, program peremajaan (replanting) yang telah dikerjakan pemerintah melalui Departemen Pertanian (Deptan) sejak tahun ini sampai tiga tahun ke depan berpotensi mengurangi pendapatan bulanan yang selama ini mereka peroleh.

Terutama, saat kebun yang lama dibongkar, lantas ditanami bibit sawit baru, maka petani akan menunggu selama lima tahun lagi untuk kembali memperoleh hasil tandan buah segar. Dan, bisa dipastikan dalam kurun waktu tersebut, praktis pendapatan yang mereka dapat akan berkurang.

Sementara, sampai kini tak sedikit dari petani kelapa sawit di beberapa daerah di tanah air yang belum memiliki altenatif usaha, selain berkebun. Lebih jauh lagi, jika petani sampai menganggur dan tak memperoleh penghasilan tambahan, maka ditakutkan muncul kerawanan sosial di desa mereka tinggal. (lagi…)

Virginia Ubah Wajah Motongbaan Desember 11, 2008

Posted by turyanto in Agribisnis.
Tags:
add a comment

lombokHAJI Pasahadi menyeruput secangkir kopi panas yang dihidangkan istri Putranom. Tak berselang lama, keduanya lantas terlihat asyik ngobrol ngalor-ngidul. Mereka tampak begitu akrab. Saling ngebanyol satu sama lain. Atau malah, kadang seperti saling ledek. Sesekali, gelak tawa pun terdengar riuh di antara jeda obrolan itu.

”Pak haji, bagimana tanaman tembakau saya itu?” tanya Putranom kepada Haji Pasa sembari menunjuk kebun tembakau di depannya. ”Wah, hebat tuh! Baru tanam saja sudah B2OF,” jawab Haji Pasa terkekeh. ”Ah, pak haji bisa saja. Saya ini kan cuma pemula. Beda dengan pak haji. Batuknya saja, sudah bisa jadi duit,” ucap Putranom berseloroh.

Keduanya kembali terbahak. Putranom melirik mimik Haji Pasa yang tampak tersipu. Maklum, perbincangan saat itu, tidak hanya menjadi konsumsi mereka berdua saja. Melainkan, turut hadir pula Krisyanto, seorang teknisi dari PT Sadhana Arifnusa, usaha milik Sunarjo Sampoerna, ditemani dua orang tamunya dari Jakarta. Dua orang tersebut sengaja datang ke lombok untuk mengetahui seluk beluk tembakau Virgina.

(lagi…)