jump to navigation

Menswastakan Asuransi Wajib Transportasi Mei 30, 2008

Posted by turyanto in Manufaktur.
add a comment

MENGAKHIRI monopoli asuransi wajib jasa transportasi yang selama ini dipegang oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memang bukan urusan mudah. Selain butuh waktu panjang untuk bisa mengubah aturan perundangan, kesiapan pihak swasta hingga kini juga masih patut dipertanyakan.

Namun, upaya mendorong swastanisasi asuransi wajib transportasi itu dinilai perlu terus dipikirkan. Agar, industri asuransi nasional kian bergairah dan besaran nilai pertanggungan kecelakaan transportasi udara, laut, dan darat bisa meningkat. Di samping itu, dengan swastanisasi pula cakupan moda transportasi yang berhak memeroleh jaminan asuransi bakal semakin luas. (lagi…)

Baja Itu Tulang Pugung Industri Nasional Mei 13, 2008

Posted by turyanto in Manufaktur.
add a comment

INDUSTRI baja adalah mother industry bagi yang lain. Kemajuannya, pastilah dapat memicu penguatan struktur industri lain di suatu negara. Sebut saja, bagaimana industri-industri di Korea tumbuh begitu pesat. Di sektor otomotif misalnya, kehadiran pabrik baja Posco telah memajukan pabrikan-pabrikan besar seperti KIA, Hyundai, Daewoo, dan Subaru. Belum lagi, di sektor elektronik ada Samsung yang mulai berkibar.

Lantas, bagaimana industri baja di Indonesia? Bukankah negara ini punya PT Krakatau Steel yang dibangun hampir bersamaan dengan Posco Korea pada 1970?

Mantan Direktur Utama PT KS, Daenulhay banyak menceritakan kondisi perusahaannya dan baja secara nasional. Berikut petikannya: (lagi…)

Jangan Malu Makan Tiwul Mei 11, 2008

Posted by turyanto in Agribisnis.
add a comment

PERMASALAHAN pangan selalu identik dengan ketersedian beras. Komoditas ini di mata masyarakat kita, ternyata tidak sekedar berperan untuk menjamin kelangsungan hidup. Namun, telah menjadi status sosial. Orang disebut kelaparan jika tak makan nasi. Keluarga dikatakan miskin, apabila tak mengonsumsi beras.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian (Deptan), Kaman Nainggolan banyak menyoroti permasalahan yang ia nilai berperan besar menghambat program diversifikasi pangan nasional. Berikut petikannya: (lagi…)

Badai Pipa Gas Belum Berlalu Mei 9, 2008

Posted by turyanto in Uncategorized.
Tags:
add a comment

MALAM mulai larut. Tiga menit lagi, jarum jam di tangan menunjuk angka 10. Di suatu bilik hotel bintang lima di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, sebuah pekikan keras tiba-tiba menggema. Begitu riuh. Menghentak dan sahut menyahut. ”Saatnya merdeka atau tetap tertindas!”

Yel-yel tersebut, beberapa kali mendengung. Terlihat, lebih dari 20 orang penghuni ruangan hotel itu berteriak. Tak ketinggalan, kepalan tangan kanan mereka acung-acungkan sembari berucap, ”Tolak pipanisasi gas Bontang!”

Di depan sana, lelaki berperawakan gempal berbalut jas hitam tampak begitu semangat memandu. Dia adalah Umar A Tanatta, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang. Sedangkan, di kanan kiri Umar ada Andi Sofyan Hasdam, Walikota Bontang dan Andi Harun, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur beserta sejumlah pejabat teras lain di daerah tersebut. (lagi…)