Posindo di Ambang Kebangkrutan Agustus 20, 2008
Posted by turyanto in Korporasi.Tags: posindo
add a comment
PT POS Indonesia (Persero) memang tengah dirundung masalah. Belum jua laba mampu dicetak, hataman bertubi-tubi justru melantahkan bisnis perusahaan akibat praktik korupsi.
Di sisi lain, keinginan mendapat tambahan hak eksklusif layanan jasa pengiriman surat dengan memainkan Rancangan Undang-Undang Pos yang baru juga sementara harus pupus. Pihak legislatif sampai kini belum juga merespons. Bahkan, yang muncul adalah nada sumir dan protes di sana-sini. (lagi…)
Mengakhiri Pemborosan Birokrasi Agustus 20, 2008
Posted by turyanto in Ekonomi Makro.Tags: birokrasi
add a comment
DON P UTOYO adalah salah satu pengusaha yang pada Juni 2008 lalu dibuat gemas oleh ulah pejabat di Departemen Pertanian (Deptan). Melalui pesan layanan pendek (SMS) dia bilang,”Urusin dulu birokrasi. Buat apa ribut-ribut soal pejabat mundur dari komisaris BUMN? Bila masih banyak pejabat yang tak tahu fungsinya.”
Ihwal kekesalan Wakil Ketua Komisi Tetap Ketahan Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu, bermula dari sistem birokrasi di Deptan yang sampai kini terus saja berbelit-belit.
Don menuturkan, jika saat itu pejabat Deptan begitu lalai mengurusi surat izin yang masuk. Hingga, batas waktu persetujuan molor dan terus ditangguhkan. Setidaknya, kata dia, terdapat 107 surat persetujuan pemasukan (SPP) yang masih numpuk di instasi tersebut hingga melewati 40 hari. (lagi…)
Berkaca dari Hutan Cigugur Agustus 20, 2008
Posted by turyanto in Korporasi.Tags: hutan
2 comments
CIGUGUR adalah salah satu potret dari ketidakmampuan Perum Perhutani selama ini dalam menekan kerusakan hutan di Jawa. Kawasan yang berada di bawah kewenangan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Ciamis, Jawa Barat itu, kini rusak berat.
Pemicunya, aksi pembalakkan liar yang kian menjadi-jadi dan sedari awal tak segera diatasi. Hutan Cigugur terdiri dari tanaman jati, mahoni serta tanaman produktif lainnya.
Padahal, cerita tentang si kumbang kayu di hutan Cigugur, bukan baru kali pertama meletup pada 16 November 2007 lalu. Saat, petugas Perhutani pada kesatuan resort pemangkuan hutan (KRPH) Cigugur dan tiga orang mandor Polter beserta Briptu Sumardi, anggota Polsek setempat bentrok dengan warga yang menamakan diri Serikat Petani Pasundan (SPP). (lagi…)