jump to navigation

Calon Independen Sebaiknya Tetap Isi DPD Juni 12, 2008

Posted by turyanto in Politik.
Tags:
add a comment

ORANG-orang independen sebaiknya harus tetap mengisi kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada pemilihan umum (Pemilu) 2009. Sebab, jika kader partai politik diperkenankan turut masuk, maka bisa saja DPD nantinya hanya menjadi tempat bagi pengangguran politik.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti mengungkapkan, secara teoritis memang di sejumlah negara kader partai politik diperkenankan menjadi anggota DPD bersamaan dengan calon independen. (lagi…)

Beradu Polemik Anggota DPD Juni 12, 2008

Posted by turyanto in Politik.
add a comment

POLEMIK dibolehkannya anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berasal dari tokoh partai politik dalam pemilihan umum (Pemilu) 2009 mendatang terus berlanjut.

Bagi yang setuju, langkah ini tentu merupakan sinyalmen positif untuk menjadikan anggota DPD lebih piawai berpolitik. Selain itu, masuknya anggota partai politik ke tubuh DPD juga bisa kian mengakrabkan sekaligus memperbaiki hubungan institusi tersebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jadi, antara DPD dan DPR tak lagi tersekat-sekat seperti saat ini sehingga posisinya semakin kuat. (lagi…)

Memburu Koruptor Sampai ke Negeri Tirai Bambu Juni 12, 2008

Posted by turyanto in Politik.
add a comment

LANGKAH pemerintah memburu koruptor yang kabur ke China melalui perjanjian ekstradisi dinilai positif untuk menutup ruang gerak pihak-pihak yang membawa dana atau aset Indonesia ke luar negeri melalui praktik korupsi. Sebab, setelah Singapura, China diperkirakan menjadi tempat pelarian baru bagi koruptor yang kabur ke negara lain.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menyatakan, dengan menutup semua ruang gerak koruptor untuk melarikan diri ke negara lain, maka pemerintah memiliki peluang besar mengembalikan semua aset nasional yang telah dibawa kabur. (lagi…)

Singapura, Swiss, Australia Sarang Aset Koruptor Juni 12, 2008

Posted by turyanto in Politik.
add a comment

KETUA Tim Pemburu Koruptor (TPK), Muchtar Arifin menyebutkan, selama ini Singapura, Swiss, dan Australia merupakan negara yang menjadi tempat penyimpanan aset para koruptor asal Indonesia. Karena itu, kini pihaknya terus membahas agenda perburuan aset koruptor asal Indonesia yang disimpan di tiga negara tersebut dengan otoritas kejaksaan setempat.

”Untuk saat ini, kami tengah fokus membahasnya dengan otoritas kejaksaan Australia,” katanya.

Muchtar menyatakan, salah satu aset koruptor yang tengah diburu di negari Kanguru tersebut adalah milik mantan bos Bank Surya, Adrian Kiki Ariawan. Adrian merupakan terpidana kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan kini masih bersembunyi di Australia. (lagi…)