Cuaca Buruk Hantui Jalur Pantura

Posted on September 14, 2008

0


Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Kota Tegal, Jawa Tengah, memperkirakan cuaca buruk akan mengancam jalur pantura dari Kabupaten Brebes-Batang karena puncak musim kemarau akan terjadi mulai 23 September 2008 atau berbarengan dengan meningkatnya arus mudik Lebaran.

“Ancaman cuaca buruk itu bisa muncul dengan terjadinya angin puting beliung sehingga kami minta para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor agar hati-hati ketika melintas di jalur pantura,” kata Pjs Kepala BMG Stasiun Meteorologi Kota Tegal, Uriman.

Menurut dia, saat ini kondisi terperatur sudah mencapai 33 derajat Celsius dan suhu tersebut akan semakin naik hingga sampai 34-35 derajat Celsius saat mendekati Lebaran 2008.

“Pada 23 September, arah pergerakan matahari tepat berada di atas khatulistiwa sehingga selain cuaca akan panas juga dapat menyebabkan angin puting beliung,” katanya.

Ia mengatakan, puting beliung terbentuk dari awan “cumulus nimbus” (CB) yang dimulai dari angin yang bertekanan rendah menuju tekanan tinggi. “Logikanya dataran rendah akan mengalami pembentukan awan CB yang maksimal. Awan CB inilah awal mula terjadinya puting beliung,” katanya.

Ia mengatakan, angin puting beliung tidak hanya terjadi di dataran rendah saja tetapi di jalur laut pun, angin tersebut mudah terbentuk sehingga berpotensi terjadinya guntur dan hujan meski intensitasnya masih rendah.

Angin puting beliung, katanya, merupakan fenomena alam dan kemunculannya tidak bisa diprediksi secara tepat. “Oleh karena itu, kami imbau para pemudik harus waspada,” katanya.

Ia mengatakan, timbulnya musim kemarau yang cukup panjang juga menimbulkan kerawanan kebakaran dan debu. “Bagi pemudik, munculnya debu dalam jumlah banyak akan mempengaruhi kesehatan seperti penyakit flu, batuk, dan infeksi saluran pernafasan akut,” katanya.

Ditandai:
Posted in: Mudik