Jalur Tengah Pantura Tak Bisa Maksimal

Posted on September 14, 2008

0


Jalur tengah di lintas pantai utara Jawa (Pantura) Jawa Barat (Jabar), yakni jalur Sadang-Subang-Cikamurang-Palimanan, dipastikan tidak bisa digunakan secara maksimal selama arus mudik Idulfitri (lebaran0 1429 Hijriyah, karena terdapat perbaikan ruas jalan di sekitar Cikamurang.

“Perbaikan jalan di daerah Cikamurang itu sepanjang 4 Km. Jadi, tidak bisa digunakan dengan maksimal,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Sufyan Syarif.

Jalur tengah merupakan salah satu jalur alternatif bagi para pemudik dari Jakarta menuju daerah Cirebon atau Jawa Tengah, tanpa harus melintasi jalur Pantura wilayah Jabar.

Atas kondisi itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian di daerah lain untuk memusatkan jalur alternatif pada jalur Selatan, yakni Purwakarta-Bandung-Nagreg-Malangbong-Ciamis-Banjar-Jawa Tengah.

“Untuk jalur selatan siap dilintasi para pemudik. Kalau untuk jalur tengah bisa dilintasi, tapi tidak bisa maksimal,” katanya.

Selain memusatkan penggunaan jalur selatan, pihaknya akan berkoodinasi untuk tetap memaksimalkan penggunaan jalur Pantura, apalagi saat ini jalur Pantura sudah dilebarkan di beberapa titik ruas jalannya.

Beberapa titik yang biasa terjadi kemacetan di jalur Pantura wilayah Karawang-Subang ialah pertigaan Mutiara Karawang, pom bensin Panguluh Karawang, Pasar Sukamandi Subang, dan Pasar Ciasem.

Rata-rata, kemacetan itu terjadi akibat angkutan umum yang “ngetem”, pemotongan arus lalu lintas, pasar tumpah, tikungan, dan keluar masuk kendaraan yang mengisi BBM.

Sedangkan beberapa titik kemacetan yang biasa terjadi di jalur tengah wilayah Purwakarta-Subang ialah Cikopo Purwakarta, Sadang Purwakarta, dan Kalijati Subang.

Kemacetan di tiga titik itu terjadi akibat adanya pusat perbelanjaan, pemotongan arus lalu lintas, pengeteman angkutan umum, dan pasar tumpah.

Ditandai:
Posted in: Mudik