Waspadai Jalur Rawan Longsor

Posted on September 17, 2008

2


PEMUDIK lebaran Idul Fitri 1429 Hijriyah diminta mewaspadai ada empat titik jalur rawan longsor di Kabupaten. “Keempat jalur itu yakni jalan Cibeber, Cilograng, Cipanas dan Lebak Gedong,” kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, Kabupaten Lebak, Ujang Badrudin, Rabu.

Menurut dia, pemudik berhati-hati bila melintasi jalan itu karena sering terjadi bencana longsoran tanah. Apalagi, letak tofograpinya berbukit terjal dan penuh tebing serta curam.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada pengemudi kendraan berhati-hati karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi bencana longsoran.

Apalagi, saat ini di jalur rawan longsor sering dilanda hujan deras sehingga berpotensi mengalami bencana alam itu.  “Sebaiknya pemudik Lebaran yang melintasi rawan longsoran harus dihindari,” katanya.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi terjadi bencana longsoran pihaknya telah menyebar petugas dan dibantu masyarakat setempat agar tidak menimbulkan korban jiwa. “Jika tidak dijaga petugas kemungkinan bisa menimbulkan bencana alam,” katanya.

Alasanya, beberapa ruas jalan Cibeber, Cilograng, Cipanas dan Lebak Gedong, banyak ditemukan titik rawan longsoran. Ia menyatakan, bencana longsoran tanah itu karena terjadi pengikisan atau erosi akibat penggundulan hutan dan penebangan pohon.

Sementara ktu, Rudi (45) seorang pengemudi jurusan Bayah-Pelabuhan Ratu, mengatakan, pihaknya mendesak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) provinsi Banten segera memperbaiki jalan yang terkena longsoran tanah.

Dia menyebutkan tiga ruas jalan antara Bayah-Pelabuhan Ratu yang terkena longsoran tanah hingGa 200 meter ke badan jalan. Kondisi demikian sebaiknya DPU Banten segera memperbaiki karena bisa membahayakan pengemudi kendaraan.

Ditandai:
Posted in: Mudik